Sabtu, 16 Agustus 2014

LUPAKAN MASA LALU




                             
          Nina dan Tony adalah sepasang suami isteri yang telah menikah selama 5 tahun. Sebelum melangsungkan pernikahan mereka juga menjalani masa berpacaran selama 5 tahun, sehingga kalau dihitung hubungan secara dekat diantara mereka berdua sudah berjalan selama 10 tahun. Hubungan mereka tergolong sangat harmonis penuh dengan suasana romantis. Tapi ada satu hal yang sangat mengganggu pikiran Nina. Hal ini menyangkut suatu rahasia yang belum pernah diceritakan kepada suaminya. Jauh sebelum mengenal Tony, sebetulnya Nina sudah menjalin hubungan dan berpacaran dengan Ferry, bahkan mereka sudah merencanakan akan melangsungkan pernikahan dalam waktu yang tidak terlalu lama lagi. Namun begitu berjumpa dengan Tony, Nina langsung terpesona . Diam-diam  Nina menjalin hubungan dengan Tony sampai akhirnya menikah dan selanjutnya mencampakkan Ferry. Dengan hati dan perasaan yang hancur lebur, Ferry pindah ke kota lain untuk melupakan kesedihannya.  Kemudian setelah 10 tahun, Nina mendengar kabar bahwa, Ferry kembali. Nina sudah bertobat dan mengaku dosa pada Tuhan sebelum ia menikah. Namun ia belum  pernah bertemu Ferry lagi. Ia bingung,  ingin menemui Ferry dan ingin minta maaf padanya. Tapi saat berkonseling pada penasehat spiritualnya, ia justru tidak disarankan melakukan hal itu karena bisa berbahaya bagi pernikahannya dengan Tony.
          Iblis dapat memanfaatkan hal seperti itu, atas nama penyesalan hingga nostalgia untuk merusak pernikahan yang bahagia. Dengan memakai kesalahan-kesalahan masa lalu kita, ia berusaha menjebak kita. Bukan berarti membereskan hubungan atau minta maaf kepada orang yang pernah kita sakiti itu tidak perlu. Namun, waspadalah. Untuk kasus Nina, bukankah jauh lebih penting jika dia fokus pada hubungan pernikahan yang dijalani saat ini dan memastikan kesalahan serupa tidak akan terulang lagi. Dalam kehidupan pernikahan, mungkin ada kisah masa lalu kita yang masih terus menghantui. Namun, gunakan hikmat untuk menghadapinya. Jika hal itu perlu diceritakan sama suami, cari waktu yang tepat menceritakannya.  Kalaupun menceritakan sama suami sebenarnya tidak mengubah apa-apa, minta Tuhan melepaskan kita dari dakwaan iblis.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar