Sabtu, 23 Agustus 2014

KEBENARAN TIDAK SELAMANYA DAPAT DISEMBUNYIKAN




Pada hari pertama mulai  bekerja memberi kesan yang sangat ppositif pada diri Kelly.  Ia mendapati semua teman-temanya sangat baik dan sangat menyenangkan. Mereka selalu tersenyum, menyapa dengan ramah dan selalu siap sedia menolong jika ada kesulitan. Tidak berlebihan kalau Kelly optimis kinerjanya nanti akan maksimal, sebab situasi lingkungan kerja terlihat sangat kondusif. Namun seiring dengan berjalannya waktu, ia mendapati kalau ternyata tidak semua temannya benar-benar baik. Ada yang memang baik, tetapi banyak juga yang berpura-pura baik. Mereka yang berpura-pura baik ini adalah orang-orang yang suka menjilat atasan, menjatuhkan sesama rekan kerja, menusuk dari belakang dan melanggar aturan.
          Membedakan mana orang yang baik dan mana orang yang tidak baik memang tidak mudah. Apalagi pada umumnya orang cenderung mencitrakan diri sebagi sosok yang baik. Akan tetapi sebuah pepatah mengatakan : “Serapat-rapatnya menmyimpan bangkai, pasti akan tercium juga baunya”. Artinya, menyembunikan keburukan sama sekali tidak ada gunanya. Sebab cepat atau lambat keburukan itu pasti akan terkuak, baik secara sengaja, maupun tidak. Ibarat gandum dengan lalang sekilas kelihatan tidak ada bedanya, tetapi perbedaan itu akan nampak saat musim panen datang. Tanaman gandum akan menghasilkan biji-biji gandum, sedangkan lalang tidak menghasilkan apapun. Perbedaan inilah yang menentukan nasib keduanya. Biji gandum akan masuk kelumbung, sedangkan lalang akan dilempar ke api supaya terbakar habis.
          Dalam kehidupan ini, setiap orang bisa memilih antara menjadi gandum atau lalang. Mereka yang menjaga hidupnya tetap benar  dan menjauhi pelanggaran akan menjadi gandum. Pada saatnya mereka akan mendapatkan porsi lebih besar karena akan mendapat promosi.  Sementara mereka yang suka melanggar aturan sehingga merugikan orang lain ataupun perusahaan pantas disebut lalang. Saat seleksi alam terjadi, mereka inilah yang akan tersingkir untuk kemudian posisinya digantikan oleh orang lain. Maka timbul pertanyaan sekarang, tipe manusia yang manakah kita : tipe gandum atau lalang?.
(ryu)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar